Friday, 29 August 2014

ANEKA COOKIES by Nuova Vita Kitchen Ordinary

Ini hasil Cookies lebaran beberapa waktu lalu. Sebagian pernah sy tulis resepnya disini, seperti nastar jadul dan milo dogie cookies. Cookies lain yang sy buat antara lain kelapa cherry, peanut butter cookies, lidah kucing rainbow, nastar keju, nastar ikan, dll. Sebaian besar resep yang sy gunakan menggunakan resep cookiesnya ibu fatmah bahalwan (jazakallah khair ibuuukk ^^, semoga ilmunya barakah) . Kali ini cuma ingin posting foto-fotonya aja yaa.. lain kali inshaallah akan sy cantumkan resepnya. Untuk temen-temen yang ingin memesan cookies ini bisa inbox via fb sy. Maap banget sebagian foto diambil pas malem hari. jadi fotonya ala kadarnyaa. Meski begitu percayalah rasanya dijamin uenaaakk.. hehehehehehe ^^

Nastar Keju

Lidah Kucing Rainbow

Nastar Ikan

Millo Dogie Cookies

Peanut Butter Cookies

Nastar Jadul

Kelapa Cherry

BOLU KUKUS (1/2 GAGAL)

Ini kesekian kalinya saya bikin bolu kukus. Dan kesekian kalinya juga gagal. Entahlah apanya yang salah, entah kukusan, atau apanya. Yang jelas bolu kukus ini gag bisa mekar dengan cantik. Begitu juga bagian bawahnya, selalu mengkerut entah karena apa. Rasanya seperti kena kutukan bolu kukus saia. hikss...
whateverlah, sekedar pengen pajang hasil eksperimen. No resep yaahhh.... -___-"


SOUP ROLADE DAGING

Paling suka makan soup. Apalagi kalo dimakan panas-panas. Kali ini sengaja buat soup yang praktis. Alias semua bahan pake bahan frozen. Kebetulan di kulkas masih ada rolade daging frozen dan mix vegetable frozen. Akhirnya jadilah soup rolade daging ini. Kami sekeluarga sebenarnya jarang sekali makan-makanan frozen seperti ini. Karena bagaimanapun juga bahan makanan yang benar-benar fresh secara alami rasanya tetap beda dengan bahan makanan frozen. So, buat temen-temen yang pengen mencoba resep ini saia sarankan membuat semua bahannya secara "home made" alias made in tangan sendiri. hehhehe. Sebenarnya membuat rolade daging tidaklah susah. Hanya saja kadang-kadang keterbatasan alat cooking yg saia miliki, seperti food processor misalnya, membuat beberapa hal susah dilakukan, misalnya seperti menggiling daging. Kalau daging ayam biasanya masih saya akali dengan mencincang sampai benar2 halus, kemudia sy pukul-pukul sampai lebih halus lagi seperti pasta. Tapi kalau daging sapi, susah sekali untuk mengakalinya. Akhirnya mau tidak mau rolade daging frozenlah yang dipilih. Oke, mari memasak ^^


SOUP ROLADE DAGING

Bahan Isi Soup
- 100 gram daging sapi (rebus potong dadu, air digunakan untuk kuah kaldu)
- 250 gram rolade daging (bisa home made, bisa frozen. kukus sampai matang)
- mix vegetable frozen secukupnya (siram dengan air panas sebelum digunakan)
- 1 buah wortel ( iris berbentuk bunga )
- 20 buah bakso sapi kecil siap pakai

Kuah Soup
- air kaldu secukupnya
- 5 buah bawang putih cincang
- daun bawang (potong 2 cm semua)
- 2 siung bawang putih
- 2 siung bawang merah
- bawang merah goreng secukupnya
- seledri secukupnya
- garam secukupnya
- gulpas secukupnya
- merica bubuk secukupnya
- penyedap rasa atau roy** secukupnya

Cara membuat
- goreng 2 siung bawang putih dan 2 siung bawang merah , tiriskan kemudian geprek. sisihkan
- tumis bawang putih cincang sampai kekuningan kemudian tambahkan daun bawang, tumis hingga layu.
- didihkan air kaldu sampai mendidih. jika sudah mendidih masukkan tumisan bawang putih + bawang putih geprek + bawang merah geprek. kemudian masukkan daging. tunggu hingga mendidih lagi
- masukkan bawang merah , bakso dan wortel , tunggu sampai medidih
- setelah mendidih tambahkan gulpas, garam, merica bubuk dan penyedap rasa
- setelah mendidih masukkan rolade daging kukus, tunggu sampai mendidih lagi.
- terakhir masukkan mix vegetable, tunggu sebentar saja, kemudian angkat.
- taburi seledri dan bawang merah goreng lagi


Thursday, 28 August 2014

KALIO DAGING

Malem-malem iseng liat postingan blog sendiri. Baru sadar selama ini saia jarang buanget posting masakan. lebih sering posting bread. Baiklah, mumpung sedang good mood, sy sempatkan posting masakan hari ini. Kebetulan hari ini saia masak kalio daging. Cuma karena persediaan daging terbatas, jadilah kalio ini saya campur dengan potongan tahu dan tempe. hehehehe. Whateverlah.. yang penting bumbunya tetep kalio. Dan rasanya, sumpah pantes banget buat dicobain :) Oiya, karena pas ngambil foto waktu uda menunjukkan pukul 21.00, dan masakan ini uda dari tadi masaknya, jadi fotonya seadanya banget. foto paling jelek sepanjang sejarah (padahal yg lain juga jelek yaa.. hehehe), gpp'lah niat sy sungguh hanya berbagi resep, anggap saja foto ini sebagai gambaran bentuk dari masakan ini #ngelescoy.hehehehe . Oke, Let's Cooking ^^



KALIO DAGING

Bahan :
500 gram daging
tahu putih secukupnya -> potong dadu -> goreng setengah kering
tempe -> potong persegi -> goreng setengah kering

Bumbu Halus :
8 bawang merah
8 bawang putih
10 cabai merah keriting
10 cabai rawit
2 ruas jahe
2 ruas kunyit
1 sdm ketumbar sangrai
1/2 sdt jinten
4 butir kemiri sangrai

Bumbu Lain :
2 lembar daun jeruk purut
2 batang serai
2 iris laos
2 lebar daun salam
2 lembar daun kunyit -> simpulkan
3 buah kapulaga
5 butir cengkeh
2 kayu manis
*nb : kapulaga, cengkeh di sangrai dulu yaa,,.
1 sdm garam
1 sdt gula pasir
penyedap rasa secukupnya

300 ml santan kental
500 ml air

Cara membuat :
1. tumis bumbu halus, sampai matang berubah warna. tambahkan bumbu lain.
2. masukkan daging, aduk rata, kecilkan api dan ungkep sebentar sampai daging agak empuk, mengeluarkan minyak dan air.
3. tuang 500 ml air. tutup lagi, tunggu sampai daging empuk
4. jika daging sudah mendekati empuk, masukkan tahu dan tempe
5. setelah benar-benar empuk, tuang santan, tambahkan gula, garam dan penyedap rasa secukupnya.

Tuesday, 26 August 2014

Antara Jawa dan Luar Jawa

Mirip judul lagu yaakk.. "Antara Anyer dan Jakarta" :) hm, masih dalam rangka galau cpns, tiba-tiba saya ingin membandingkan beberapa hal antara jawa dan luar jawa. Pengen meng'list kelebihan dan kekurangan masing2. semoga bisa menjadi pertimbangan sy untuk menganbil keputusan dalam satu minggu ini -___-"

taken from http://dani-sains.blogspot.com

JAWA

Jawa, begitu banyak kenangan tertinggal. tidak terhitung dengan jari. bahkan kadang memory otakpun tidak sanggup mengingat detail setiap lembaran kehidupan saya yang terlewati disini. sy lahir di jawa, 26 tahun silam. besar di jawa. seluruh keluarga saya (kecuali pak dhe yang di riau) semua tinggal di jawa. saya mengenyam pendidikan sejak tk sampai perguruan tinggi, sampai memperoleh gelar profesi juga di jawa. saya menikah juga di jawa. semua kehidupan keluarga kami, kami lalui di jawa. Sangat mudah hidup di jawa. mencari apa apa mudah. Mall, tempat rekreasi, pendidikan, dll semuanya lengkap di jawa. hanya saja beberapa kota besar di jawa, harus membayar mahal dengan "kemacetan" dimana-mana. Pun dengan birokrasi di jawa yang kadang terasa lebih sulit. Hidup di jawa mudah, tapi tidak "murah" juga dalam beberapa hal. Di jawa penduduknya sudah sangat padat. tidak berbanding lurus dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. Apalagi untuk menjadi "pegawai negeri" harus bersaing dengan puluhan juta pesaing. Belum lagi otak pintarpun kadang tidak cukup, karna dikalahkan dengan mereka yang punya uang. yup, politik uang. entahlah, meski pemerintah berujar "penerimaan cpns bersih" sy masih belum percaya 100%. Di jawa, mungkin lebih enak untuk berwirausaha, karna banyak penduduk yang bersifat konsumtif. Itupun dengan syarat kita punya cukup modal untuk berwirausaha. gag sekedar modal uang, tapi juga modal mental. mental untuk siap sukses dan siap terjatuh. Untuk hal satu ini, sy gag bisa bilang "mudah" mencarinya di jawa. tergantung skil masing-masing. Yah.. apapun itu, karena seluruh keluarga sy di jawa, karna sy bermimpi akan membangun keluarga bahagya di jawa, karna sy menggantungkan banyak mimpi dan harapan di jawa, karena semua itu, saya mencintai jawa bagaimanapun jawa dengan segenap kelebihan dan kekurangannya :)

LUAR JAWA

Luar jawa, tidak banyak yang bisa saya gambarkan. Saya hanya pernah hidup satu tahun di luar jawa, tepatnya di ende nusa tenggara timur. meski hanya satu tahun, ende berhasil membuat sy jatuh cinta. cinta dengan alamnya, cinta dengan keanekaragamannya, bahkan sy juga mengenal suami sy pertama kali juga di luar jawa ini. sy akui, luar jawa alamnya sungguh indah, sungguh luar biasa. alam yang jarang ditemui di jawa. Budaya yang beranekaragam dan masih begitu alami menjadi kekayaan sendiri pulau2 di luar jawa. Luar jawa "sungguh kaya" sebenarnya. sayang jauhnya dari pusat pemerintahan, terbatasnya kemudahan transportasi, kadang membuat luar jawa dalam beberapa hal menjadi mahal. khususnya untuk biaya hidup. tetapi, dalam hal pekerjaan, dengan posisi sy sekarang, menjadi pns disana tentu peluangnya lebih besar. hm... untuk traveling, luar jawa tentu sangat pantas dan menantang untuk dipilih, tetapi untuk menggantungkan hidup disana, untuk menempatkan mimpi mimpi sy disana, saya masih harus seratus kali berpikir ulang.

Inilah jawa dan luar jawa dalam versi saya. tidak banyak yang bisa saya tulis. hanya ungkapan kegalauan sy akhir-akhir ini :p

DONAT TANPA TELUR

Pagi ini entah kenapa tiba tiba pengen makan donat. Sayangnya pas ke dapur ternyata gag ada stok telur yang tersisa. Selain telur persedian lain masih lengkap, akhirnya memutuskan mencoba membuat donat tanpa telur ini. Karna lagi males timbang menimbang, ukuran bahan yang dipakai cukup dalam takaran sendok saja. Cocok nih buat yang gag punya timbangan di rumah :) Donat ini teksturnya sama empuknya dengan donat yang menggunakan telur. bahkan seratnya malah mirip roti manis. Kelebihan donat ini selain irit bahan, juga sangat simpel dan cepat waktu membuatnya. Sangat pantas dicoba dan dinikmati bersama secangkir teh hangat ^^



Donat Tanpa Telur

Bahan :
250 gram tepung terigu protein tinggi (1/4 kg)
2 sdt ragi instan
1/2 sdt emulsifier
2 sdm gula pasir
30 gram margarin
1/2 sdt garam
130 ml air

Cara Membuat :
1. Campur terigu, ragi instan, emulsifier dan gula pasir, aduk rata.
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit, uleni sampai rata.
3. Tambahkan mentega dan garam, uleni sampai kalis dan halus.
4. Bulatkan adonan menjadi satu, kemudian tutup dengan serbet selama 15 menit.
5. Setelah 15 menit, kempiskan adonan dengan cara meninjunya, kemudian bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai selera, bulatkan dan lubangi tengahnya.
6. tata dalam loyang yang sudah ditaburi terigu, tunggu sampai mengembang (sekitar 20 menit)
7. Goreng dalam minyak panas diatas api kecil
8. Beri topping sesuai selera